This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 Maret 2013

Tips Fitness : Latihan Dada || Tips dan Trik Fitnes


LatihanDada
Pembentukan dada bukanlah hal yang rumit, tetapi juga tidak sekedar mengangkat beban kemudian dada anda sudah menjadi besar dan kekar. Ada aturan-aturan yang perlu diperhatikan saat berlatih agar tujuan kita untuk memperoleh dada bidang bisa tercapai.
1. Scapula Retraction
Ini adalah kemampuan menahan belikat ketika melakukan latihan dada sehingga keterlibatan otot bahu bisa dikurangi dan hanya mengisolasi dada.
2. Melengkungkan Punggung
Melengkungkan punggung ketika membentuk posisi tubuh untuk latihan dada akan memampukan scapula retraction dan kemampuan membentuk ketebalan dada.
3. Teknik Sempurna
1. Lakukan gerakan negative (menurunkan beban secara perlahan)
2. Lakukan gerakan positif dengan tenaga yang terkontrol
3. Gunakan gerakan yang penuh dan tepat
4. Capai kontraksi dan peregangan yang bisa terasa
5. Hembuskan napas ketika mengangkat beban (gerakan positif)
6. Fokus pada gerakan otot pectoral (dada) saat latihan
7. Pastikan anda melakukan pola gerakan yang benar
8. Set dan jaga posisi tubuh yang sempurna
4. Fokus pada Beban Bebas dan Gerakan Compound (campuran)
Dada yang besar, tebal dan kuat dibentuk dari fokus pada barbell press, dumbbell press dan weighted dips.
Apakah Keuntungan dari Gerakan Compound?
• Efisiensi waktu, karena banyak otot yang dilatih dalam satu latihan.
• Ada kapasitas lebih besar untuk membangun massa otot dan kekuatan. Ini karena beban yang berat dapat dilakukan dengan aman karena tekanannya terbagi ke banyak sendi dan kelompok otot.
• Koordinasi antar otot bisa terbentuk dari gerakan yang kompleks dari kelompok otot dan sendi yang berbeda. Dengan kata lain, kelompok-kelompok otot menjadi tim yang kuat untuk bekerja bersama.
• Lingkungan Hormon yang positif terjadi ketika otot-otot besar distimulasi dengan latihan yang besar. Ketika anda berfokus pada latihan compound, sejumlah besar hormon pertumbuhan dan testosteron dikirimkan untuk membantu tubuh anda mengangkat beban berat.
• Sistem kardiovaskular lebih terlibat banyak karena lebih besar jumlah otot besar yang bekerja pada gerakan compound.
5. Intensitas
Anda harus mendorong diri anda untuk melakukan latihan hingga kelelahan untuk mendapatkan kompensasi respon dari tubuh yang dapat menyebabkan pertumbuhan otot.
6. Pemanasan Awal dan Stretching Antar Set• 5 menit kardio ringan yang melibatkan semua tubuh bagian atas dan bawah.
• Lakukan peregangan ringan
• Pemanasan set beban secara piramid pada latihan dada pertama. Contohnya: Bench press – 40kg x 20 reps, 60kg x 15 reps, 80kg x 10 reps, 100kg 2 x 8 reps
• Lakukan peregangan dada yang cukup antar set untuk meningkatkan aliran darah, perbaikan dan fleksibilitas.
• Lakukan peregangan yang banyak pada akhir keseluruhan latihan anda
7. Latihan dan Volume Set
Pilih 5 sampai 8 latihan dan lakukan 2 set tiap latihan. Ini akan memberikan anda variasi sudut dan arah sehingga seluruh bagian dari dada terliputi semua. Anda juga akan mampu berfokus pada intensitas ketika melakukan 2 set yang berat dibandingkan menggunakan tenaga anda untuk lebih banyak set.

Cedera Olahraga || Tips Dan Trik Fitnes

Belakangan ini kesadaran akan pentingnya olah raga meningkat pesat. Fenomena ini dapat dilihat dengan bermunculannya pusat kebugaran di berbagai tempat strategis, seperti mal dan perkantoran. Cukup menggembirakan memang, mengingat betapa pentingnya olah raga untuk meningkatkan kesehatan. Namun sayangnya meningkatnya minat olah raga tersebut tidak disertai pengetahuan mengenai pencegahan cedera yang sangat mungkin terjadi saat berolah raga. Bahkan banyak pelaku olah raga tidak menyadari bahwa dirinya telah mengalami cedera. Beberapa penderita mengalami nyeri otot berkepanjangan yang menyebabkan terganggunya fungsi tubuh, misalnya nyeri otot paha belakang yang menyebabkan seseorang berjalan terpincang pincang, atau tidak dapat naik turun tangga karena nyeri. Maka dari itu kami merasa penting untuk melakukan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan cedera olah raga yang tepat.
Bagaimana mencegah cedera olah raga?

Lakukan aktivitas peregangan sebelum dilakukan olah raga, terutama pada otot yang akan banyak bekerja pada jenis olah raga tertentu. 
Lakukan teknik olah raga yang benar, misalnya pada tennis; gunakan raket yang sesuai dengan besar tangan anda, pada golf; lakukan gerakan mengayun dengan teknik yang benar, dan masih banyak ciri khas tiap jenis olah raga yang wajib dicermati sebelum dilakukan. 
Gunakan perlengkapan yang diperlukan dengan benar, antara lain; sarung tangan yang tepat, sepatu yang sesuai untuk jenis olah raga, baju olah raga yang nyaman dan mampu menyerap keringat. 
Sebaiknya tidak melakukan olah raga yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dengan intensitas langsung berat dan dalam waktu lama. 
Lakukan aktivitas peregangan kembali sesudah melakukan aktivitas olah raga. 

Bagaimana mengenali terjadinya cedera olah raga?


Pasca olah raga sering terjadi nyeri otot normal yang dapat timbul segera setelah olah raga, atau 1-2 hari kemudian. Dalam keadaan normal, nyeri tersebut akan hilang sendiri dalam waktu kurang dari 7 hari. Namun pada pada cedera olah raga akan timbul nyeri berkepanjangan, yang jika dibiarkan akan menyebabkan gangguan fungsi gerak tubuh.

Apa saja jenis cedera olah raga?

Cedera tulang

Contoh: patah tulang kering atau tulang telapak kaki pada pelari jarak jauh, disebut juga fatigue fracture.


Cedera otot
Contoh: robekan otot yang sering terjadi pada otot paha bagian depan (sering terjadi pada sepak bola), atau otot betis (sering terjadi pada tennis)


Cedera sendi 
Contoh: pengikat sendi (ligamen) yang teregang berlebihan atau bahkan putus yang mengakibatkan sendi yang terkena menjadi tidak stabil 
Apa yang harus dilakukan bila terjadi cedera olah raga?

Pertolongan pertama pada cedera olah raga bertujuan untuk meminimalkan pembengkakan jaringan, dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Kompres es pada area yang cedera selama 15-20 menit (jangan lebih), dapat diulang 3-4x/hari.

Membalut area yang cedera dengan bahan yang elastis, seperti elastic verband

Posisikan area yang cedera lebih tinggi dari letak jantung

Istirahatkan bagian tubuh yang cedera untuk sementara

Hubungi dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi/Spesialis Ortopedi terdekat

Tips dan Trik Fitnes Malam Hari || Tips dan Trik Fitnes

Tidak ada salahnya jika anda melakukan fitnes saat malam hari. Aktifitas anda setiap harinya sangat padat, sehingga untuk melakukan fitnes pun sangat terbatas.

Tidak ada efek negatif melakukan fitnes malam hari, justru banyak keuntungannya. Karena fitnes tujuannya untuk menjaga stamina tubuh agar tetap sehat, dan juga, anda mendapatkan penyegaran otot.

Penyegaran setelah menghadapi hari yang sangat padat di kantor, atau melakukan fitnes juga merangsang otot tubuh yang kaku setelah anda duduk seharian.

Namun, anda perlu mengingat satu hal yaitu, memberikan kesempatan pada tubuh anda untuk beristirahat.

Malam hari saat fitnes, sebaiknya dilakukan jangan terlalu lama, cukup 40 sampai 60 menit saja. Karena jika anda melakukan fitnes hingga terlalu malam atau melakukannya selama 3 jam, anda akan sangat kelelahan.

Kondisi anda yang sangat lelah ini dinamakan rebound fenomena yaitu, kondisi di mana anda menggunakan energi dalam jumlah banyak serta dalam jangka waktu yang cukup lama, dan bisa membuat gula darah anda turun dengan cepat.

Pastinya anda tidak ingin terjebak dalam situasi yang seperti ini. Oleh karena itu, fitnes malam hari dapat anda lakukan dalam rentang waktu yang tidak terlalu malam agar tubuh anda pun tidak cepat lelah.

Tips Mudah untuk membatasi asupan gula || Tips dan Trik Fitnes

Gula telah jadi bagian hampir sepanjang hidup kita. Bahkan bisa dikatakan kita sudah kecanduan dengan gula. Bagaimana tidak, hampir setiap minuman dan makanan yang kita konsumsi sehari-hari penuh dengan kandungan gula. Misalnya saja jus buah, kopi, teh, susu, yoghurt, roti berselai, sereal sarapan pagi dan masih banyak lagi. Bahkan meminum minuman soda sama dengan mengkonsumsi hampir 10 sendok teh gula (batas maksimum yang diperbolehkan konsumsi gula dalam sehari).

Minum minuman yang manis memang menghilangkan dahaga. Apalagi kalau minuman tersebut dingin, sungguh terasa segar. Kalaupun hangat, akan terasa menghangatkan badan sekaligus menambah tenaga. Padahal meminum minuman yang terlalu manis justru akan membuat dahaga menjadi lebih haus lagi. Sebenarnya bagi tubuh kita, gula hanya meningkatkan energi, tanpa kandungan vitamin, mineral, serat atau anti-oksidan yang dapat Anda temukan dalam makanan alami. Dan terlebih lagi pengaruh negatifnya, gula dapat memicu kegemukan.

Namun tentu saja tidak mungkin untuk menghapuskan gula dari kehidupan kita. Berikut beberapa tips yang cukup mudah untuk membatasi asupan gula ke dalam tubuh kita:
Hindari produk-produk instant atau kemasan, termasuk yang dibuat dengan tepung. Konsumsilah makanan dalam bentuk alami, kecuali buah atau jus kalengan.
Konsumsilah lebih banyak buah-buahan manis sebagai pengganti pemanis dari gula.
Hentikan kebiasaan mengkonsumsi makanan manis favorit Anda selama tiga minggu. Setelah selang waktu itu, indra perasa Anda akan mengalami perubahan dan kebutuhan Anda akan makanan manis tidak akan sekuat sebelumnya.

Pilihlah madu sebagai pengganti manisnya gula. Selain lebih alami, madu banyak khasiatnya dan manisnya pun tak kalah dibandingkan gula biasa.
Kendalikan dorongan untuk ngemil, terutama makanan manis. Misalnya jika Anda ingin menyantap sepotong donat manis, ambil jeda 15 menit untuk memikirkan makanan itu lagi atau alihkan dengan aktivitas lain.

Minumlah banyak air putih sepanjang hari. Terkadang kita salah mengartikan dehidrasi sebagai rasa lapar.
Pilihlah makanan berprotein karena dapat diserap lebih lama dari pada karbohidrat dan membuat rasa kenyang bertahan lama.
Jika terpaksa harus mengkonsumsi gula, pilihlah gula rendah kalori yang banyak tersedia di pasaran.
Setelah menjalani tips-tips diatas semoga keinginan Anda untuk mengkonsumsi makanan manis akan berkurang.

Tips Fitnes yang Bisa Dilakukan di Rumah || Tips dan Trik Fitnes


|img 


Ingin mendapatkan manfaat kebugaran tubuh seperti fitnes di gym, tapi waktu atau bujet terbatas? Untuk tetap fit dan punya tubuh ideal, Anda tidak harus selalu latihan ke gym. Manfaat olah fisik juga bisa didapatkan secara maksimal di luar gym, misalnya rumah, kantor atau lingkungan sekitar Anda berada. Ini dia beberapa tipsnya, seperti dikutip dari She Knows.

1. Konsentrasi
Jika Anda ingin berolahraga di rumah dengan alat kebugaran yang Anda miliki, pastikan berkonsentrasilah dengan baik. Jangan sampai banyak distraksi ketika berolahraga. Kalau perlu matikan telepon seluler dan gadget yang lain. Nyalakan musik bertempo up-beat agar latihan lebih semangat.

2. Variasi 
Carilah variasi dalam menurunkan kalori tubuh. Jika Anda terbiasa melakukan treadmill, cobalah ganti dengan bersepeda ke bukit yang tinggi, atau jogging bersama hewan peliharaan. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan  suasana baru dalam berolahraga dan manfaat yang lebih banyak.

3. Tambahlah Kekuatan Anda!
Tambah sedikit kekuatan Anda terhadap latihan-latihan ringan seperti jogging. Contohnya, jika Anda sedang jogging berilah variasi dalam melangkah. Tambahkan sedikit lompatan-lompatan kecil saat jogging agar kalori lebih banyak terbakar.

4. Energi yang Cukup
Pastikan tubuh Anda memiliki energi yang cukup. Tidurlah delapan jam per hari, konsumsi makanan yang sehat dan cukupi nutrisi untuk tubuh Anda. Jangan lupa juga untuk meminum air putih yang banyak untuk pengganti ion Anda nanti ketika berolahraga. Jangan sampai Anda terkena dehidrasi ketika berolahraga.

5. DVD Fitnes
Jika butuh bantuan profesional, Anda bisa membeli DVD yang berisi panduan fitnes dan olahraga. Saat ini banyak dijual di pasaran video untuk memandu Anda aerobik, latihan kekuatan, pilates, dan latihan-latihan yang lainnya

Tips Latihan Fitnes Untuk Mendapatkan Perut Sixpack || Tips Dan Trik Fitnes


20070801a 
Mempunyai perut sixpack merupakan hal yang sangat membanggakan, apalagi bagi orang-orang yang rajin ke fitnes. Tetapi untuk mendapatkan perut sixpack tidaklah mudah. Dibawah ini ada beberapa tips fitnes, yang mungkin bisa membantu untuk memudahkan mendapatkan perut yang rata dan sixpack.
1. Kuasai gerakan dasar. Gerakan dan koordinasi yang baik sangat diperlukan dalam melakukanlatihan untuk otot perut. Jadi sangat penting untuk bisa menguasai gerakan dasar dari latihan perut ini sebelum menambah variasi jenis latihan yang dilakukan. Untuk melatih perut atas, cobalah untuk menguasai gerakan crunch. Dan untuk melatih perut bawah, lakukan lying leg raise.
2. Latihlah semua otot perut. Otot perut terdiri dari 2 bagian, otot perut atas dan otot perut bawah yang masing-masing memiliki cara dan jenis latihan yang berbeda. Dengan melatih keduanya, maka akan didapat hasil perkembangan otot yang baik dan seimbang.
3. Lakukan latihan untuk otot perut bawah terlebih dahulu. Walaupun urutan latihan tidak memegang peran penting dalam perkembangan otot perut, namun latihan untuk otot perut bagian bawah membutuhkan lebih banyak koordinasi dan konsentrasi.
4. Batasi gerakan latihan perut. Beberapa jenis latihan kadang lebih efektif jika dilakukan dengan gerakan penuh agar dapat meningkatkan fleksibilitas dan memaksimalkan jumlah serat otot yang terlatih. Namun dalam melakukan latihan untuk otot perut, sebaiknya gerakan dilakukan dengan membatasi gerakan antara 30-45 derajat dari horisontal agar tekanan pada otot perut dapat dirasakan dengan optimal dan mengurangi keterlibatan punggung bawah dalam gerakan.
5. Hindari leher dari cidera. Selama melakukan gerakan latihan, usahakan agar kepala, leher, dan bahu berada dalam posisi lurus. Atau dekatkan dagu ke arah dada dan tahan posisi ini selama gerakan. Jaga agar leher tidak bergerak selama gerakan latihan dilakukan. Posisi ini akan menghindarkan dari cidera leher yang sering terjadi. Jika saat latihan kita menaruh tangan dibelakang kepala, maka kepala dapat terdorong kedepan dan leher akan mendapat tekanan yang tidak seharusnya. Jadi sebaiknya taruh tangan disamping kepala atau di depan dada.
6. Kontrol gerakan. Lakukan gerakan dengan kontrol yang baik untuk menghindari dari kesalahan gerakan dan resiko cidera, dan mengoptimalkan latihan yang dilakukan.
7. Konsentrasi dan fokus pada gerakan. Untuk mendapatkan hasil terbaik dari latihan, rasakan kontraksi yang diterima otot saat melakukan latihan. Jika kurang konsentrasi dan tidak fokus, latihan akan menjadi kurang optimal. Salah satu trik yang dapat dilakukan adalah dengan menaruh satu tangan pada otot perut dan merasakan kontraksinya saat dilatih.
8. Gunakan berat badan sebagai beban. Kadang jika kita menggunakan beban, yang diletakan dibelakang kepala atau depan dada, dengan tujuan untuk menambah tekanan pada otot perut, gerakan latihan malah menjadi kurang sempurna sehingga tekanan malah kurang dirasakan pada otot perut tetapi berpindah ke pinggang. Padahal dalam latihan perut, kontraksi maksimal yang terasa saat latihan akan membuat otot perut berkembang lebih baik. Oleh sebab itu lebih baik menggunakan berat badan sendiri sebagai beban, dan jika ingin menambah beban atau intensitas latihan, dapat dilakukan dengan mengatur posisi tubuh dan kemiringan saat berlatih, dan mempersingkat waktu istirahat antar set. Dapat juga dengan menahan pada posisi saat perut kontraksi selama beberapa detik (1-3 detik) sebelum kembali ke posisi relax dan melakukan repetisi berikutnya.
9. Bernafaslah dengan benar. lakukanlah pernafasan dengan benar saat melakukan latihan. Tariklah nafas melalui hidung saat relax dan hembuskan nafas melalui mulut saat otot berkontraksi (kencang).
10. Set dan repetisi. Otot perut merupakan otot kecil yang memerlukan waktu pemulihan tidak lama sehingga dapat dilatih setiap hari. 3-6 set untuk masing-masing otot perut bagian atas dan bawah sudah cukup untuk menstimulasi otot perut agar berkembang dengan baik. Untuk repetisi, lakukan sebanyak mungkin dengan gerakan terkontrol. Ketika melatih perut, kualitas gerakan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan kuantitasnya. Jika kita dapat melakukan 20 repetisi dalam 1 set dan merasa perut menjadi panas karenanya, maka kita telah melakukan latihan dengan baik.
11. Lakukan variasi latihan jika sudah benar-benar menguasai gerakan dasar untuk melatih otot perut. Dengan melakukan variasi latihan, otot akan mendapat tekanan dari sudut yang berbeda sehingga dapat membuat perkembangan otot perut menjadi lebih maksimal.
12. Lakukan latihan untuk otot obliques. Obliques digunakan saat melakukan berbagai latihan dengan gerakan memutar pinggang. Hampir semua jenis latihan untuk otot perut dapat dimodifikasi atau divariasikan dengan gerakan memutar pinggang/twist.
13. Lakukan latihan untuk otot punggung bawah. Pada dasarnya setiap otot mempunyai lawan yang juga harus dilatih agar tubuh mendapat proporsi dan simetri yang baik. (contoh: bicep-tricep; dada-punggung; hamstring-quads dll). lawan dari otot perut adalah otot punggung bagian bawah (lower back). jadi latihan seperti hyperextension (back up) dan deadlift sebaiknya menjadi bagian dari program latihan. Disamping untuk mendapatkan proporsi tubuh yang simetri, otot yang saling berlawanan dan terlatih dengan baik akan mengurangi resiko cidera. Jika hanya salah satu otot saja yang terlatih dengan baik, maka resiko cidera akan semakin besar pada bagian yang tidak terlatih karena adanya ketidakseimbangan kekuatan.
4. Atur makan dan lakukan latihan kardio. Definisi otot perut yang baik akan sulit didapat jika perut berlemak. Kondisi otot perut yang baik akan lebih mudah didapat dengan melakukan kombinasi pengaturan makanan yang baik untuk menghindari penumpukan lemak baru, dan melakukan aktifitas kardio untuk membakar lemak. Jadi jika hanya melakukan latihan perut saja tanpa didukung dengan pengaturan makan dan aktifitas kardio, maka penampilan otot perut yang baik akan sulit didapat.
*****
Hal utama yang umumnya mendorong seseorang untuk memiliki otot perut yang baik adalah untuk menunjang penampilan. Namun sebenarnya otot perut merupakan otot yang berperan penting dalam menopang postur tubuh terutaman tubuh bagian bawah dan mendukung kekuatan punggung bagian bawah.
Otot perut merupakan otot bagian tengah tubuh yang sangat penting dari struktur keseimbangan tubuh. itulah sebabnya otot perut sering dikatakan sebagai core muscles, yang berarti otot yang menjadi titik pusat tubuh. Selain otot perut, core muscles lainnya adalah erectors, hip flexors dan otot pelvic.
*****
Contoh gerakan latihan perut:
Latihan untuk perut atas
Crunch dengan tangan lurus
latihan perut
Situp
latihan perutlatihan perut
Latihan untuk perut bawah
Lying dan Incline leg raise
latihan perutlatihan perut
Hanging Leg raise
latihan perut
Latihan untuk otot Obliques
Lying straight leg dan bent knee twist
latihan perutlatiha perut
Broom stick twist
latihan perut
Dumbbell side bent
latihan perut

Latihan untuk punggung bawah
Barbell deadlift
weight training
Barbell dan Dumbbell stift leg deadlift (biasanya untuk melatih otot paha belakang/hamstring)
weight traininglatihan paha
*****
Program latihan perut yang biasa aku lakukan adalah sebagai berikut:
Hanging leg raise (3-4 set dengan repetisi sebanyaknya) Crunch pada bangku situp (3-4 set dengan repetisi sebanyaknya) Side bend (tanpa beban, 5 menit-nonstop) Twist (broom stick, 5 menit-nonstop)
Kadang aku mengerjakannya tidak semua sekaligus ya. Tetapi melakukan 2 macam gerakan pada hari pertama latihan dan 2 macam lagi pada hari berikutnya. Misalnya pada hari pertama melakukan latihan hanging leg raise (3-6 set) dan side bend, dan pada hari kedua baru melakukan crunch (3-6 set) dan twist.
20080802bPerut bukanlah latihan favoritku ya, kadang suka malas mengerjakannya apalagi jika telah cape karena latihan sebelumnya. Oleh karena itu, biasanya aku mengerjakan latihan perut ini diawal latihan ketika aku masih bersemangat. Jadi setelah melakukan pemanasan dengan latihan kardio ringan (5-7 menit) dan setelah itu strecthing, lalu aku mengerjakan latihan perut sebagai pemanasan lanjutan sebelum mulai ke latihan untuk otot lainnya.
*****
Latihan perut Ade rai
Ini adalah contoh latihan perut Ade Rai yang terdapat dalam buku ’ADE RAI, Gaya Hidup Sehat Fitnes dan Binaraga’ (2006).
Hanging leg raise (3 set dengan 20-30 repetisi)
Crunch (3 set dengan 40 repetisi)
Sit up (3 set dengan 40 repetisi)
Alternatif Crunch dengan mesin (3 set dengan 40 repetisi)
Crunch
Crunch+ade+rai+magazine+2006+1Crunch+ade+rai+magazine+2006+2
Seated leg raise
Seated+leg+raise+ade+rai+magazine+2002+1Seated+leg+raise+ade+rai+magazine+2002+2

Tips Agar Bahu tegap dan Tubuh Kuat || Tips Dan Trik Fitnes


http://oh-gitu.blogspot.com
Walaupun anda seorang Blogger, Programmer, Professor, ataupun tukang bangunan. Memiliki bahu kuat dapat membuat tubuh terlihat tegap. Saat "si dia" mendaratkan pelukannya di bahu, Anda pun tak ragu untuk menopangnya. (co cwiit, tetapi kalau udah nikah boleh ya)
Tubuh bagian atas sangat penting untuk menunjang penampilan anda. Bahu yang lebar dan kuat membuat kita terlihat tegap, pun lebih mudah dalam berpakaian. 

Latihan otot bahu, tak hanya bermanfaat untuk melatih keseimbangan badan, tapi memperlancar sirkulasi darah yang memengaruhi metabolisme tubuh. Bahkan, latihan ini sangat menunjang olahraga yang menggunakan tangan seperti bola basket, golf, hingga tinju.

Meski yang dilatih otot bahu, secara otomatis otot tubuh bagian atas juga ikut terlatih. Khusus otot bahu sendiri ada tiga bagian yang perlu dipahami, yakni otot bahu depan, otot bahu samping, dan otot bahu bagian belakang. Ketiga bagian inilah yang harus dilatih baik satu persatu maupun gabungan.

"Serupa dengan latihan bagian tubuh lainnya, program latihan yang diberikan berprinsip pada gerakan mengangkat (raises) maupun menekan (presses). Alat yang digunakan biasanyadumbbell, barbell, ataupun kabel gym (mesin)," sebut Fitness Center Manager The Financial Club Fitness Jakarta Beni Mustofa.

Otot yang membentuk bahu Anda disebut deltoid. Otot ini terdiri atas tiga kumpulan serabut otot. Meski masing-masing berpangkal di titik yang berbeda, ujungnya bertemu di satu tempat, yakni lengan atas.

http://oh-gitu.blogspot.com/
i
Antenor deltoid berpangkal di bagian depan bahu, menempel pada tulang selangka. Fungsinya membantu mengangkat lengan ke atas,ke depan, serta memutar lengan ke arah dalam.

Posterior deltoid terletak di bahu bagian belakang dan menempel pada tulang belikat. Gunanya untuk menggerakkan lengan ke arah belakang dan memutar lengan ke dalam. Sementara lateral deltoid terletak di antara posterior dan antenor. Berfungsi menggerakkan lengan ke arah samping dan membantu posterior dan anterior.

Terakhir, ada trapezius yang terletak di belakang leher dan bahu. Fungsinya untuk menggerakkan tulang belikat, menahan, meninggikan, dan menurunkan bahu, serta meregangkan leher. Dalam metode mengangkat beban, berat beban bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda. Atau bisa juga menggunakan cara hitung sederhana dari menghitung beban yang bisa diangkat.

Kuncinya, berat beban berjumlah 25%- 30% dari berat badan Anda. Misalnya berat badan Anda 60 kg, berarti beban minimal yang bisa diangkat sekitar 18 kg. Jika sanggup melebihi beban itu, perlahan bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Begitu pun sebaliknya. Namun, bagi pemula, usahakan untuk memberikan latihan peregangan (warm up) agar otot tidak cedera.

Anda dapat menggunakan latihan treadmill, sepeda statis (spinning), mesin cross trainer, atau peregangan normal lainnya. Lakukan selama lebih kurang 15 menit. Untuk latihan inti cukup diperlukan waktu sekitar 45 menit. Ada beberapa tujuan yang harus diketahui terlebih dahulu sebelum Anda berlatih. Misalnya menjaga kebugaran, pembentukan otot, atau pembesaran otot (atlet binaraga).

Riset terbaru dari para analis fitnes, untuk lebih merangsang perkembangan otot, lakukan weight program di awal latihan selama 20 menit, lantas lanjutkan dengan latihan kardio pada 20 menit berikutnya. Hal ini sangat berpengaruh, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi berat badan. Dalam 20 menit pertama, latihan akan membakar gula tubuh. Baru kemudian membakar lemak. Latihan pun harus disesuaikan terhadap repetisi maupun set yang dimainkan.

Untuk menjaga kebugaran, disarankan dilakukan dalam empat set dengan jumlah repetisi 12 kali di set satu, 10 kali di set dua, 10 kali di set tiga, dan 8 kali di set empat. Untuk pembesaran otot, menggunakan 10, 8, 8, 6 repetisi. Sementara atlet binaraga memakai 8,8, 4, dan 2 repetisi.

"Semakin kecil repetisinya, semakin besar beban yang harus diangkat. Namun, pemula bisa juga menyesuaikan dengan kemampuan. Dan yang terpenting sesuaikan dengan tujuan yang ingin diraih," sebut Beni.